Minggu, 05 Desember 2010

BERGANTUNG PADA BAPA

Roma 8:15
Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
Tuhan dipanggil dengan berbagai nama di Alkitab, dan setiap nama menggambarkan sifat Allah. Panggilan favorit yang Yesus gunakan untuk Tuhan adalah Bapa. Yang mengejutkan, nama Tuhan yang satu ini hanya di gunakan sebanyak 15 kali di Perjanjian Lama, namun di Perjanjian Baru digunakan sebanyak 245 kali!

Banyak nama Tuhan menunjukkan kebesaran-Nya dan atributnya yang sangat berbeda dengan manusia, namun sebutan Bapa sangat intim dengan manusia. Yesus menggunakan nama ini bukan hanya karena Dia adalah Anak Allah, tetapi juga membantu manusia untuk menyadari bahwa Allah Yahweh bukan seorang pribadi yang tidak dapat di dekati dan hanya bisa dilihat dari jauh. Bahkan sebaliknya, Dia adalah Bapa sorgawi yang penuh kasih, yang peduli dengan kita dan ingin dilibatkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Melalui cara hidup-Nya di dunia ini, Yesus Kristus menjadi contoh bagaimana kehidupan penuh kasih dengan Bapa di bangun. Dia bergantung sepenuhnya dengan Bapa, dan membutuhkan arahan, kekuatan dan juga pemenuhan dari Bapa setiap harinya. Yesus juga memiliki ketaatan mutlak kepada Bapa atas setiap perintah-Nya. Kadang Yesus meninggalkan orang banyak yang ingin dilayani oleh-Nya untuk menyendiri dengan Bapa. Keberhasilan Yesus memuridkan para rasul adalah dengan keteladanan hidup-nya yang memiliki hubungan yang kuat dengan Bapa, itu sebabnya dalam Yohanes 14:8, Filipus berkata, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” – Filipus ingin mengenal Bapa sama seperti Yesus Kristus mengenal-Nya.

Apakah Anda memiliki kerinduan yang sama seperti Filipus? Tuhan ingin memiliki hubungan yang intim dengan Anda seperti Bapa dengan anak, dan Dia memberi Anda hak khusus untuk datang mendekat kepada-Nya. Dia telah memilih Anda sebelum dunia di jadikan, dan Bapa sedang menantikan Anda saat ini. Datanglah kepada-Nya.

Yesus adalah jalan bagi Anda untuk mengenal Bapa sorgawi. Jika Anda menolak Dia, maka Anda menolak Bapa.

Sabtu, 04 Desember 2010

MENANG TERHADAP SISI TERSEMBUNYI HIDUP ANDA

Kejadian 3:9-10

Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?; Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi.

Bagaimana kita bisa sungguh-sungguh membiarkan seseorang mengenal diri kita ketika kita sendiri bahkan tidak mengenal siapa kita? Coba pikirkan apa yang seseorang pernah katakan berikut ini, "Ketika dua orang bertemu, sesungguhnya ada enam pribadi yang hadir: dua dari cara mereka melihat diri mereka sendiri, dua dari cara mereka melihat orang lain, dan dua dari kenyataan diri mereka sesungguhnya. "

Dalam setiap diri manusia pasti memiliki sisi yang dinamakan sisi yang tersembunyi. Sisi tersembunyi manusia ini biasanya adalah bagian yang diketahui oleh orang tersebut, tetapi dijaga agar orang lain tidak mengetahuinya.

Sisi tersembunyi yang dimiliki manusia, baik itu Anda maupun saya adalah sisi yang diberikan Allah dalam kehidupan kita. Sisi ini menunggu untuk diakui dan dibongkar keluar. Sisi ini merupakan harta terpendam yang ditanam oleh Tuhan sendiri, menunggu untuk diungkapkan dalam hidup kita. Begitu pun dengan apa yang dilakukan oleh Adam ketika jatuh dalam dosa.

Adam menyembunyikan diri dari Allah ketika dia melanggar aturan Taman Eden dan ikut memakan buah terlarang. Pada saat memakan buah tersebut, ia semakin menyadari hal yang memalukan dari dirinya dibandingkan dengan sebelum ia tidak taat. Rasa malu adalah satu kekuatan yang sangat kuat dan menyakitkan, yang mendorong kita untuk bersembunyi. Rasa malu ini perlu disembuhkan. Tetapi, di balik rasa malu sering kali ditemukan hal-hal terlarang yang telah kita perbuat.

Identitas kita begitu terikat dengan keakraban dengan Tuhan, ketika kita gagal untuk tetap berada dalam kebebasan yang telah Dia berikan bagi kita, kita tidak dapat menikmati berjalan bersama-Nya di dalam "hari yang sejuk" (yang dalam bahasa Ibrani berarti hari kemuliaan Tuhan). Kita menyembunyikan diri kita di balik pepohonan ketika Tuhan hadir mendekati kita, sama seperti yang diperbuat oleh Adam.

Kejatuhan Adam sebenarnya bukanlah dikarenakan oleh pihak luar yang membuat dirinya kehilangan kemuliaan Allah, melainkan karena pilihan-pilihan yang telah diambil sebelumnya. Adam memilih untuk mempercepat pengenalannya terhadap Allah dengan cara yang tidak benar, yakni melanggar larangan yang Allah berikan.

Akhir dari pelanggaran yang Adam lakukan adalah hubungannya dengan Allah menjadi semakin menjauh dan kebenaran yang dia miliki sebelumnya telah tercemari dengan dosa. Pada saat Allah mencari Adam,yang diinginkan oleh Allah ketika itu bukanlah posisi adam yang berada di balik pohon melainkan keberadaan dirinya. Namun, Adam tidak mengerti pertanyaan oleh Penciptanya sehingga jawaban yang keluar pun tidak seperti yang diharapkan oleh Allah. Adam mulai mencari alasan. Dia sudah tidak murni lagi dihadapan Tuhan.

Adam mulai mempersalahkan Tuhan dan istrinya yang kemudian pada gilirannya menyalahkan si ular. Ketidakmampuannya untuk mengakui pilihan, posisi, dan kenyataannya yang ada sekarang telah mendorongnya untuk menekan kebenaran dalam jiwanya. Dengan memakan buah terlarang itu jiwa Adam terbelah. Kematian dialami jiwanya dan ia sekarang tidak menikmati kebersamaanya dengan Tuhan.

Sisi tersembunyi ini merupakan tempat putusnya hubungan yang nyata, dan menghalangi keintiman serta pengungkapan diri yang murni. Sisi tersembunyi ini lebih berpotensi merusak daripada sisi tak terlihat karena sisi tersembunyi tersebut menekan hal-hal begitu dalam pada alam "bersentuhan" dengan alasan mengapa kita melakukan dan mengatakan hal-hal tertentu. Oleh karena itu diperlukan adanya pemulihan dan penyembuhan terhadap hal-hal tersembunyi ini.

Sebelum mengetahui bagaimana memulihkan dan menyembuhkan sisi tersembunyi dalam hidup kita, ada baiknya mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi penghalang kita memasuki sisi tersembunyi tersebut.

Yang menjadi penghalang kita dapat memasuki sisi tersembunyi kita adalah perasaan, penilaian, dan keyakinan yang kita miliki. Mereka setiap kali menampakkan diri, seperti katak di lumpur, ketika seseorang terlalu mendekati daerah terlarang dari hidup kita. Kita "bersuara parau" di dalam ketakutan dan rasa sakit ketika seseorang menginjak sisi tersembunyi kita. Kata-kata orang lain dan berbagai kejadian membuat reaksi bawah sadar kita bergolak dalam diri kita hampir secara "spontan". Seseorang bisa mengatakan sesuatu tanpa bermaksud apa-apa, tetapi reaksi kita terhadap perkataannya bisa mengagetkannya dan mengagetkan diri kita sendiri.

Kita mungkin berusaha memperbaiki keadaan dengan mengatakan sesuatu seperti, "Saya tidak bermaksud demikian". Namun, sebenarnya dengan berkata tersebut sebenarnya diri kita sedang berusaha untuk bersembunyi dari orang lain, Tuhan, dan terutam dari persoalan-persoalan yang belum terselesaikan serta dari diri kita sendiri.

Jika kita gagal menghadapi ketiga hal penghalang tersebut, kita tidak akan bisa menghapus dampak ketiganya terhadap realitas kita yang sekarang. Kita mendapati bahwa kita berkali-kali melakukan apa yang coba kita hindari. Akibatnya, sisi tersembunyi kita akan semakin besar dan besar.

Ada empat langkah yang dapat Anda lakukan agar lepas dari sisi terdalam Anda yang telah rusak yang sebenarnya telah dibawa oleh nenek moyang manusia, yakni Adam.

Langkah 1: Berdamai dengan sejarah hidup kita. Sejarah hidup kita yang kelam mungkin tidak akan pernah bisa ubah, tetapi Tuhan memberikan kuasa-Nya agar kita dapat terbebas dari semua masa lalu kita tersebut. Dengan kuasa-Nya, kita bisa mendapatkan pengertian dan kebebasan dari kepahitan penilaian-penilaian kita, berbagai penilaian kita yang lain, dan keyakinan kita yang tidak tepat tentang diri sendiri, orang lain, keadaan kita, dan Tuhan.

Langkah 2: Meminta Roh Kudus untuk meneliti dan menunjukkan kepada kita. Sebuah krisis adalah suatu momen penentuan dalam hidup kita. Dengan pertolongan Roh Kudus, krisis yang kita hadapi dapat mengantarkan kita memasuki suatu proses yang akan membebaskan kita dari keterbatasan yang telah membelenggu kita. Kita semua membutuhkan pertolongan Tuhan, Seseorang yang Paling Penting, dan orang lain yang peduli menolong kita untuk melakukan pemilahan melalui sisi tersembunyi yang ada dalam hidup kita.

Langkah 3: Memahami sejarah hidup kita. Jika gagal memahami sejarah hidup kita, kita dengan mudah bisa menggagalkan tujuan kita. Adalah maksud Bapa untuk membawa kita dari krisis, melewati proses penyempurnaan, dan mencapai kemuliaan.

Langkah 4: Menyiapkan diri kita - prosesnya akan menyakitkan. Melibatkan Tuhan dan sejarah hidup kita serta menghadapi hal-hal yang ada di dalam lumpur sisi tersembunyi hidup membantu kita untuk melangkah menuju kemuliaan. Walaupun prosesnya sakit, tetapi nantinya kita akan bisa menikmati hasilnya dalam jangka panjang.

Keputusan adalah hal yang penting yang perlu Anda lakukan agar keluar menjadi orang yang jujur kepada Tuhan dan orang sekeliling Anda. Saat Anda mau untuk masuk ke dalam sisi tersembunyi hidup Anda dan menanganinya maka sebenarnya Anda sedang sedang melangkah ke dalam kemuliaan yang telah Ia janjikan.

Jumat, 03 Desember 2010

SEBUAH PILIHAN KASIH ATAU MIE INSTAN

Mazmur 63:4-5
Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup; bibirku akan memegahkan Engkau. Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.

Apa yang pemazmur maksudkan dengan mengatakan kasih setia Allah lebih dari hidup? Mari coba saya jelaskan.

Pertama, kasih setia secara harfiah diartikan sebagai belas kasihan. Hal ini berarti kasih Allah yang tidak pernah padam.

Kasih inilah yang Allah maksudkan sebagai sesuatu yang “lebih dari hidup.” Kasih Allah lebih dari cukup bagi kita untuk menjalani kehidupan ini.

Saat saya mengingat kembali kehidupan saya dulu yang tanpa Kristus, saya dapat mengingat banyak waktu dimana saya jalani dengan banyak orang dan hubungan yang indah. Tetapi kasih Allah masih lebih indah dari itu semua.

Kehidupan saya sebelum mengenal Kristus hanyalah mengejar bayang-bayang. Saya melakukan segala sesuatu yang terbaik untuk mendapatkan kepalsuan, karena saya tidak pernah merasakan sesuatu yang nayata. Ini seperti makan mie instant pada hal sang Kepala Koki sedang menyiapkan hidangan mewah dengan bahan-bahan terbaik bagi saya.

Kasih setia Allah masih lebih baik dari kehidupan yang terbaik yang bisa dijalani tanpa Allah. Respon alami untuk kasih yang seperti ini, adalah sebuah pujian penuh syukur. Artinya setiap hari, hingga Tuhan memanggil kita kembali kepada-Nya, haruslah menjadi hari ucapan syukur kepada-Nya. (Answers for Each Day, with Bayless Conley)

Kasih setia Tuhan menjamin Anda menikmati kehidupan yang terbaik dalam hidup ini, apakah Anda akan menyia-nyiakannya?

Selasa, 30 November 2010

4 PRINSIP HIDUP

Setiap hari kita berinteraksi dengan begitu banyak orang. Di keluarga, di tempat kerja, di sekolah, atau dimanapun kita akan membuat hubungan dengan begitu banyak orang. Tidak jarang, tiba-tiba timbul persoalan atau juga konflik dalam hubungan kita dengan orang lain. Tapi, itulah hidup! Namun, bagaimana kita menyikapi konflik tersebut? Apakah kita percaya bahwa Tuhan bisa memakai orang-orang di sekitar kita, bahkan yang sedang berkonflik dengan kita, untuk membentuk karakter dalam hidup kita? Jika kita ingin memaknai hidup dengan cara seperti itu, kita perlu 4 prinsip hidup berikut dalam berhubungan dengan orang lain :

1. Jagalah hati. Firman Tuhan berkata : " Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan." Ketika kita menerima kata-kata atau perlakuan yang menyakitkan, jagalah hati. Jika kita bisa menjaga kondisi hati kita untuk tidak mudah terpengaruh emosi dan tindakan orang lain, kita akan mampu melepaskan pengampunan dan lepas dari belenggu sakit hati.

2. Jagalah perkataan. Kita tidak hanya perlu memperhatikan apa yang kita ucapkan, tetapi juga cara mengucapkannya. Ada kalanya hanya karena salah ucap, atau nada suara dan ungkapan sinis bisa memancing sebuah pertengkaran. Hindarilah perkataan-perkataan yang tajam dan tidak perlu.

3. Jangan ungkit kegagalan masa lalu. Ingat, mungkin kita sedang bicara dengan orang yang pernah gagal di masa lalu. Daripada mengungkit-ungkit masa lalu yang bisa menimbulkan kesalahpahaman, lebih baik membicarakan hal-hal yang sekarang.

4. Jangan menunjukkan perkataan yang sombong. Tidak perlu memuji diri karena sebuah perbuatan yang pernah kita lakukan. Sikap rendah hati adalah kunci dalam menjalin komunikasi yang positif. Belajarlah untuk bersukacita ketika orang lain menerima pujian, sekalipun saat itu kita pun layak menerimanya.

Belajarlah setiap hari untuk mendatangkan damai sejahtera bagi setiap orang.

" ...sehingga kamu hidup sebagai orang-orang yang sopan di mata orang luar dan tidak bergantung pada mereka. "
( 1 Tesalonika 4 : 12 )

BERLAKU RAMAH

Kisah Para Rasul 28:7
“Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu. Gubernur itu namanya Publius. Ia menyambut kami dan menjamu kami dengan ramahnya selama tiga hari”

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 140; Yohanes 17; Ezra 3-4

Pekan lalu, Indonesia kedatangan seorang tamu istimewa dari Amerika Serikat. Presiden ke-44 negara adidaya tersebut, Barack Obama yang sebelumnya telah dua kali meng-cancel kedatangannya sebanyak dua kali akhirnya menapakkan kakinya juga ke Republik ini. Meski hanya berada di Indonesia kurang dari 24 jam, tetapi banyak masyarakat yang memuji pria berkarisma ini.

Salah satu yang membuat rakyat di negeri ini terkesima dengan Obama adalah keramahannya seperti ditunjukkannya saat seusai memberikan kuliah umum di depan civitas akademika Universitas Indonesia. Ketika suami dari Michelle Obama turun dari podium, ia tidak berjalan lalu saja ke tempat duduk yang disediakan panitia, tetapi dengan sambil tersenyum ia menyalami orang-orang yang dilewatinya satu per satu.

Keramahan adalah hal yang penting di dunia ini. Dengan berlaku ramah, orang lain akan senang dekat Anda. Bukan itu saja, lewat keramahan yang Anda tunjukkan, mereka akan memperlakukan Anda secara baik layaknya sahabat atau saudara mereka.

Begitu banyak hal positif yang didapat karena Anda memperlihatkan sikap ini. Bahkan perlu Anda ketahui bahwa saat Anda ramah kepada orang lain, Allah Bapa di Surga tersenyum bahagia melihat perbuatan Anda tersebut. Maukah Anda membuat-Nya tersenyum setiap hari? Jadilah orang yang ramah !

Berlaku ramah kepada orang lain adalah ciri-ciri nyata pengikut Kristus

Kamis, 25 November 2010

BUKAN ROTI BIASA

Matius 26:26
Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “mbillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.”

Ada persamaan yang sangat jelas antara orang banyak yang mengikuti Yesus pada 2000 tahun lalu dan saat ini, mereka mengejar berkat jasmani! Hal ini dapat kita ketahui dengan jelas karena Yesus berkata, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.” (Yohanes 6:26).

Setelah kejadian Yesus memberi makan lima ribu orang laki-laki saja, belum termasuk anak-anak dan wanita dengan hanya lima roti dan dua ikan, maka makin bertambah banyak orang yang mengikut Yesus, namun dengan motivasi hanya untuk di kenyangkan secara jasmani. Bukankah kita menemukan hal yang sama di jaman sekarang?

Banyak orang ke gereja, berdoa bahkan berpuasa demi memuaskan keinginan dagingnya. Bukan berarti meminta kebutuhan jasmani itu salah, namun jika hal itu yang menjadi motivasi utama mencari Yesus itulah yang salah. Itulah sebabnya Tuhan Yesus berkata, “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.” (Yohanes 6:35).

Yesus adalah menu utama yang akan membawa kehidupan kita. Jangan Anda datang untuk mencari makanan ringannya, atau menu penutupnya. Jika Anda tidak makan “Roti Kehidupan” itu, sekalipun Anda mendapatkan kebutuhan jasmani, maka semua yang Anda dapatkan sia-sia. Mulai hari ini, pastikan bahwa menu utama yang dihidangkan bagi Anda selalu Anda santap, baru mintalah hidangan selanjutnya.Yesus adalah Roti hidup kita

FOKUS MENTORING


HARI KE 12  FOKUS MENTORING
Baca dan hafalkan ams 29:19 dan ams 22:6

Mentoring beda dengan berkotbah.mentoring kepada seseorang dan bukan Anda pandai berbicara dan mengajarkan sesuatu kepada orang tersebut.poeple don’t care how much you know until they know how much you care.(orang tidak peduli kepada Anda karena kehebatan Anda samapai Anda peduli kepada orang tersebut,barulah ia peduli kepada Anda.)Mentoring adalah duduk bareng.mentoring adalh mendengarkan.mentoring adalh memberikan empati,nasehat,waktu,tenaga,dan pikiran.Mentoring adalah menemani untuk bisa memcahkan masalah dan memberi jalan keluar.mentoring adalah membawa(bukan mengajari)sesorang untuk dapat mencapai maksimal dalam Tuhan.Sebelum Anda mulai melakukan mentoring kepada seseorang Anda juga perlu di mentor.Sebagian besar besar waktu dan kegiatan Yesus di habiskan hanya melakukan mentoring kepada 12 murid-Nya dan bukan berkotbah pada  ribuan orang.Yesus focus kepada mentoring.Maukah Anda seperti Yesus yang focus kepada mentoring dari pada berkotbah atau pelayanan?


Journal

1.sudahkah saya di mentor oleh sesorang?
2.sudahkah saya memntor seseorang
3.jika belum mengapa?
4.Berdoa dan ambil keputusan untuk bersedia di mentor dan mementoring
seseorang.